Senin, 26 Februari 2018

Manfaat Imunisasi Difteri Dan Efek Sampingnya

Manfaat imunisasi difteri perlu diketahui oleh para orang tua untuk menumbuhkan kesadaran bahwa mencegah difteri itu lebih mudah daripada mengobatinya.

Kita semua sudah tahu jika penyakit difteri adalah salah satu penyakit berbahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa khususnya bagi anak-anak.

Ketika muncul, difteri bisa dengan sangat cepat menyebar dan mewabah karena sifatnya yang mudah menular. Terbukti tahun 2017 ini di Indonesia terjadi kembali KLB difteri yang mewabah di berbagai daerah.

Sebenarnya penyakit difteri ini sudah terbilang cukup langka, jumlah penderita difteri di dunia terus menurun dari tahun ke tahun seiring dengan semakin meratanya pemberian vaksin anti difteri di seluruh dunia.

Berikut ini adalah data yang kami ambil dari situs resmi WHO mengenai penurunan jumlah penderita difteri di dunia:


Dari data tersebut terlihat jelas jumlah kasus difteri di seluruh dunia yang terus menurun seiring dengan semakin meratanya pemberian vaksin/ imunisasi. Data terakhir pada tahun 2016 terjadi kasus difteri sebanyak 7.097 di seluruh dunia.

Wabah difteri di Indonesia
Di Indonesia sendiri, bisa dikatakan difteri sudah cukup lama hilang. Namun pada tahun 2007 mulai terjadi peningkatan kasus difteri yang cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Puncaknya terjadi pada tahun 2012 yaitu sebanyak 1.192 kasus, tahun 2013 sebanyak 767 kasus, kemudian menurun, dan kembali meningkat di tahun 2017 dengan 593 kasus (data November 2017).

Berikut ini data jumlah kasus difteri di Indonesia dari tahun ke tahun:


Hingga saat ini kasus difteri masih terus bertambah. Karena itulah sebagai orang tua Anda harus tanggap dan waspada dalam mengawasi buah hati Anda.
Salah satu yang bisa dilakukan adalah mengedukasi diri sendiri agar dapat mengenali gejala dan tanda-tanda awal anak terkena difteri sedini mungkin agar bisa memberikan penanganan cepat ketika difteri menyerang.

Mengapa difteri sangat mudah menular dan mewabah?
Ini yang sering jadi pertanyaan, mengapa difteri dapat menyebar dengan cepat dan mewabah di suatu daerah?
Hal ini sejatinya disebabkan karena sifat bakteri Corynebacterium diphtheriae yang sangat mudah berpindah dari satu penderita ke orang lain di sekitarnya, juga karena status imunitas (kekebalan) masyarakat Indonesia terhadap penyakit ini yang belum merata.
Kesenjangan imunitas atau yang istilahnya disebut dengan immunity gap ini bisa menjadi awal munculnya penyakit difteri di suatu daerah.
Awalnya penyakit difteri muncul pada orang-orang yang tidak kebal terhadap difteri, dan kemudian menularkannya pada orang-orang di sekitarnya (termasuk yang sudah di imunisasi).
Proses ini terus berlanjut hingga terjadilah wabah difteri.
Masih perlu penelitian lebih lanjut untuk membuktikan hal ini, namun secara teori, hal tersebut mungkin saja terjadi.

Imunisasi adalah cara paling efektif untuk mencegah difteri
Imunisasi adalah upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah bahaya difteri.
Terlepas dari berbagai kontroversi yang muncul, namun data membuktikan jika sejauh ini imunisasi dengan pemberian vaksin adalah cara yang paling ampuh dan efektif untuk mencegah dan menanggulangi wabah penyakit difteri.
Di tahun 2017 ini, hingga bulan November sudah tercatat 593 kasus difteri di Indonesia dengan 32 penderita meninggal dunia.
Dari seluruh penderita yang terserang difteri tersebut 66% diantaranya tidak mendapat imunisasi, 31% imunisasi tidak lengkap, dan 3% penderita dengan imunisasi lengkap. (sumber: Ditjen P2P Kemenkes).
Data menunjukkan proporsi terbesar penderita difteri di Indonesia tahun 2017 ini adalah mereka yang tidak mendapat imunisasi sama sekali, kemudian disusul oleh mereka yang mendapat imunisasi tapi kurang lengkap, dan sebagian kecil penderita yang mendapat imunisasi lengkap.
Seberapa efektif vaksin/ suntik difteri dalam mencegah dan menanggulangi penyakit difteri?
Tingkat keefektifan vaksin difteri yang sering di klaim adalah sebesar 95%.

Angka ini berasal dari hasil sebuah penelitian (case control study) yang dilakukan di Uni Soviet saat terjadinya epidemi difteri pada tahun 1990-1997 dengan 115.000 kasus difteri dan 3.000 orang dilaporkan meninggal dunia.
Hasil studi ini menunjukkan tingkat keefektifan rata-rata sebesar 95% dengan pemberian 3 dosis vaksin.
Beberapa studi lain yang pernah dilakukan terkait keefektifan imunisasi difteri antara lain:
Saat terjadinya epidemi difteri di Halifax, Canada (1940-1942), vaksin difteri di perkirakan memberikan tingkat keefektifan sebesar 85%.
Saat terjadinya epidemi difteri di Yaman, pemberian 3 dosis vaksin DTP diperkirakan memiliki keefektifan sebesar 85%.
Pada tahun 1945, di Wales dan Inggris vaksin difteri diperkirakan efektif sebesar 96% mencegah kematian dan 71% efektif untuk melawan penyakitnya.

Manfaat vaksin/ imunisasi difteri yang harus Anda ketahui
Manfaat vaksin difteri adalah membentuk sistem kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit difteri di masa yang akan datang.
Untuk bisa memahami hal ini, terlebih dahulu Anda harus mengetahui bagaimana sebenarnya vaksin difteri bekerja.
Bakteri difteri yang bernama Corynebacterium diphtheriae ketika menginfeksi tubuh manusia akan memproduksi racun berupa protein yang bernama exotoxin. Racun inilah yang menyebabkan penyakit difteri menjadi sangat berbahaya.
Vaksin difteri dibuat dari exotoxin yang sudah dinonaktifkan dengan serangkaian metode khusus sehingga ia tidak lagi menyebabkan penyakit.
Exotoxin yang sudah tidak berbahaya lagi ini dinamakan dengan toxoid. Zat inilah yang kemudian dibuat sebagai formula vaksin kemudian disuntikkan ke dalam tubuh manusia.
Ketika vaksin difteri yang mengandung toxoid ini disuntik ke dalam tubuh, maka tubuh akan meresponsnya sebagai serangan yang harus dilawan.
Kemudian secara alami sistem kekebalan tubuh akan mengirimkan sel-sel imun untuk melawan toxoid tersebut.
Ketika sudah berhasil menang maka sistem imun akan “mengingat” nya. Dengan kata lain jika di kemudian hari terjadi serangan penyakit difteri yang sebenarnya, maka sistem imun kita sudah siap dan sudah tau cara melawannya.
Sehingga orang yang sudah diimunisasi menjadi kebal terhadap penyakit difteri.

Apakah orang dewasa juga perlu mendapat imunisasi difteri?
Ya. Orang dewasa juga membutuhkan imunisasi difteri, namun dengan vaksin yang berbeda dengan anak-anak.
Jika pada anak-anak vaksin yang digunakan adalah DPT/DT, maka pada orang dewasa menggunakan vaksin Tdap/Td.

Efek samping setelah imunisasi difteri
Beberapa efek samping yang sering muncul setelah mendapatkan suntikan vaksin difteri antara lain sebagai berikut:
1. Daerah bekas suntikan terasa sakit, bengkak, dan kemerahan.
Ini adalah efek samping paling umum yang dialami setelah mendapat suntikan vaksin difteri, ada kemungkinan 1 dari 4 anak bisa mengalaminya. Kadang-kadang daerah bekas suntikan vaksin juga bisa menjadi bengkak dan keras, atau lebih lembut.
Efek samping berupa bengkak pada seluruh bagian lengan tempat suntikan juga bisa terjadi setelah vaksinasi ke 4 atau ke 5, dan akan terjadi selama 1-7 hari. Efek bengkak ini terjadi dengan kemungkinan 1 dari 30 anak bisa mengalaminya.

2. Demam
Efek samping suntik difteri yang selanjutnya yaitu demam.
Demam juga merupakan efek samping yang paling umum. Demam terjadi sebagai efek samping karena saat itu sistem imun tubuh sedang melakukan perlawanan terhadap toxoid yang disuntikkan.
Kemungkinan terjadinya demam setelah suntik imunisasi difteri ini adalah tiap 1 dari 4 anak bisa mengalaminya.
Panas setelah suntik imunisasi difteri ini tidak berbahaya, namun Anda bisa meminta obat penurun panas pada dokter bila dirasa panas anak semakin tinggi.

3. Mual, muntah, sakit perut, diare
Efek samping setelah imunisasi difteri yang selanjutnya yaitu anak akan mengalami gejala mual, muntah, sakit perut, hingga diare. Gejala ini terjadi dengan kemungkinan 1 dari 50 anak bisa mengalaminya.

4. Anak jadi rewel, nafsu makan menurun, dan lemas.
1 dari 3 anak yang baru saja mendapatkan suntikan vaksin difteri umumnya akan menjadi rewel.
Selanjutnya anak juga bisa mengalami penurunan nafsu makan dan tubuh menjadi lemas (1 dari 10 anak). Efek samping ini biasa terjadi 1-3 hari setelah mendapat suntikan.
Efek samping setelah imunisasi difteri tingkat sedang (langka)
Beberapa efek samping yang juga bisa terjadi pada anak setelah mendapat suntikan difteri seperti:
1. Anak menangis tanpa henti selama 3 jam atau lebih (1 dari 1.000 anak)
2. Demam sangat tinggi mencapai 105o F atau 40,6o C (1 dari 16.000 anak)

Efek samping setelah imunisasi difteri tingkat parah (sangat langka)
Efek samping setelah imunisasi difteri yang masuk dalam kategori serius bisa dikatakan sangat langka terjadi. Diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Alergi serius (1 dari 1 juta dosis).
2. Hilang kesadaran atau koma.
Karena kasus efek samping serius/ parah setelah imunisasi difteri ini sangat langka, sulit dipastikan jika ia benar-benar terjadi akibat suntikan vaksin.
Jadi bisa disimpulkan jika dampak imunisasi difteri ini cukup aman dan tidak lebih berbahaya dibandingkan dengan penyakit difterinya itu sendiri.

Apakah vaksin/ imunisasi difteri dapat memberikan kekebalan seumur hidup?
Vaksin difteri diperkirakan dapat memberikan kekebalan dalam masa 10 tahun. Karena itulah para ahli menyarankan jika pemberian vaksin difteri sebaiknya diulang setiap 10 tahun sekali.

Bagikan artikel Manfaat Imunisasi Difteri Dan Efek Sampingnya ini ke orang-orang terdekat Anda, bantu kami mengedukasi lebih banyak orang lagi. Sharing is caring!

Artikel lainnya :
10 Tanda dan Gejala Awal Anak Terkena Difteri
Mengenal Keganasan Corynebacterium diphtheriae, Bakteri Penyebab Difteri Yang Mewabah
Imunisasi Difteri Untuk Orang Dewasa Dengan Vaksin Tdap/Td

Mengenal Serum Difteri

Mengenal Serum Difteri: Manfaat, Harga, Pembuatan dan Penggunaanya

Apa sebenarnya serum difteri itu? Apa bedanya dengan vaksin difteri?
Hal ini masih sering menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat kita.
Karena itulah Medan VCO merasa perlu untuk memberikan sedikit penjelasan untuk menambah wawasan kita, terutama saat menghadapi KLB difteri seperti yang sedang terjadi saat ini.
Artikel ini akan membantu Anda memahami apa sebenarnya serum difteri itu, apa bedanya dengan vaksin, kapan digunakan, dan apa manfaatnya.

Apa itu serum difteri?
Serum difteri adalah cairan/ plasma darah yang di dalamnya sudah terdapat antibodi untuk menetralisir toksin difteri.
Serum difteri bernama Anti Diphtheria Serum atau sering disebut juga dengan Anti Difteri Serum (ADS). Di dalam serum ini sudah terdapat antitoksin difteri yang sudah jadi dan siap digunakan.
Sedangkan vaksin difteri adalah formula khusus yang didalamnya terdapat toksin difteri yang sudah dinonaktifkan, namanya toxoid.

Apa bedanya serum anti difteri dan vaksin difteri?
Serum difteri berfungsi untuk mengobati difteri. Orang yang sudah terlanjur terkena difteri, harus mendapat serum yang di dalamnya sudah terdapat antitoksin.
Serum difteri juga bisa digunakan sebagai imunisasi pasif, yakni memindahkan antibodi yang sudah jadi kedalam tubuh orang yang diimunisasi.
Sedangkan vaksin difteri adalah racun difteri yang sudah dinonaktifkan. Digunakan sebagai imunisasi aktif, yakni memicu tubuh untuk membentuk kekebalannya sendiri terhadap penyakit difteri.
Jika serum anti difteri diberikan kepada mereka yang sudah terlanjur terkena penyakit difteri, maka vaksin ini hanya boleh diberikan kepada mereka yang sehat. Jadi orang yang sudah terserang difteri tidak lagi diberikan vaksin, tapi diberi serum anti difteri.

Bagaimana proses pembuatan serum difteri?
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya jika serum anti difteri ini berisi antibodi yang sudah jadi dan siap ditransfer ke dalam tubuh penderita difteri.
Lalu darimana sebenarnya serum anti difteri ini berasal?

Serum anti difteri diperoleh dari kuda, lihat gambar berikut:
proses membuat serum antitoksin difteri dari kuda

Berikut ini adalah cara pembuatan serum anti difteri:

  1. Para ilmuwan mengembangbiakkan bakteri difteri yang bernama Corynebacterium diphtheriae di laboratorium, kemudian mengambil toksinnya.
  2. Toksin tersebut disuntikkan ke dalam kuda.
  3. Sistem imun kuda akan merespon racun tersebut dan membentuk antibodi (antitoksin difteri)
  4. Selanjutnya ilmuwan akan mengambil darah kuda yang kaya akan antibodi tersebut.
  5. Darah kuda dibawa ke laboratorium kemudian dilakukan pemurnian dengan cara memisahkan antara plasma darah yang kaya akan antibodi dengan sel-sel darah.
  6. Hasilnya adalah serum yang di dalamnya terdapat antitoksin difteri yang sudah jadi dan siap digunakan untuk mengobati difteri.


Manfaat serum anti difteri
Difteri adalah penyakit berbahaya yang mematikan. Dulu sebelum ditemukannya vaksin dan serum difteri, tingkat kematian pada suatu daerah yang terkena wabah difteri ini cukup tinggi.
Contohnya di Amerika Serikat pada tahun 1921 terjadi wabah difteri dengan 206.000 kasus, dan 15.520 orang diantaranya dilaporkan meninggal dunia.
Sejak digunakannya vaksin difteri pada tahun 1920, jumlah kasus difteri di Amerika Serikat menurun drastis. Dan pada tahun 2004 hingga 2015 hanya terjadi 2 kasus saja.

Lihat grafik penurunan angka kasus difteri di seluruh dunia berikut:

Dari grafik di atas terlihat jelas penurunan jumlah kasus seiring dengan semakin meratanya imunisasi dan semakin efektifnya penggunaan serum difteri untuk pengobatan.
Jadi manfaat serum difteri adalah untuk mengobati pasien yang sudah terlanjur terkena penyakit difteri, sedangkan vaksin digunakan untuk melakukan pencegahan.

Kapan serum difteri digunakan?
Serum antitoksin difteri digunakan saat seseorang sudah dinyatakan positif mengidap difteri baik untuk balita dan anak-anak, maupun untuk orang dewasa.
Serum ini harus diberikan sedini mungkin untuk mencegah terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan keselamatan si penderita.
Racun difteri yang bernama eksotoksin sifatnya dapat merusak sel-sel sehat, sehingga bila tidak segera dinetralisir ia bisa terbawa oleh darah dan merusak sel-sel pada organ vital tubuh penderita.
Jika racun masuk ke jantung, ia dapat menyebabkan kerusakan sel otot jantung dan menyebabkan miokarditis, bila ini tidak cepat diobati maka dapat menyebabkan gagal jantung yang berujung pada kematian.
Racun eksotoksin juga dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel saraf (neuritis) yang menyebabkan gangguan pengelihatan, kerusakan otak, dan kerusakan sistem pernapasan yang dapat berujung pada gagal napas dan kematian.

Mencegah difteri lebih baik daripada mengobatinya
Pencegahan difteri bisa dilakukan dengan imunisasi.
Saat ini banyak orang yang enggan melakukan imunisasi karena adanya isu-isu yang beredar tentang dampak buruk yang dapat ditimbulkan.
Padahal dampak akibat imunisasi difteri ini tidaklah lebih buruk daripada dampak penyakitnya itu sendiri.

Berapa harga serum difteri?
Harga anti difteri serum (ADS) mencapai 4 juta rupiah per vial. 1 vial bisa dipakai untuk mengobati beberapa orang, tergantung dari berat penyakitnya. Hal ini sesuai dengan pernyataan menteri kesehatan RI.

Berapa harga vaksin difteri?
Vaksin difteri bisa didapatkan gratis pada program imunisasi dasar dan lanjutan, biayanya sudah disubsidi oleh pemerintah.

Kesimpulan
Serum difteri berbeda dengan vaksin difteri.
Serum difteri digunakan untuk mengobati orang yang sudah sakit difteri, sedangkan vaksin berguna untuk mencegahnya.
Serum difteri mengandung antibodi/ antitoksin yang sudah jadi dan siap di transfer ke dalam tubuh, sedangkan vaksin berisi toxoid yang berfungsi untuk memicu tubuh membentuk antibodinya sendiri.
Serum difteri harganya lebih mahal dari pada vaksin, jadi mencegah difteri dengan imunisasi jauh lebih hemat daripada mengobatinya.
Bantu kami mengedukasi lebih banyak orang lagi dengan membagikan artikel ini kepada orang-orang terdekat Anda. Sharing is caring!


Artikel Lainnya:
Manfaat Dan Efek Samping Imunisasi Difteri, Mana Yang Lebih Besar?
Jadwal Imunisasi Difteri Untuk Anak Di Indonesia

Selasa, 06 Februari 2018

Obat Herbal Untuk Penyembuhan Difteri

Selain pengobatan medis dengan antibiotik dan antitoksin, difteri dapat diobati dengan Obat herbal berasal dari buah-buahan ini disebut mampu meningkatkan kelangsungan hidup dan penyembuhan penyakit difteri.

Extra VCO sudah terbukti sebagai antibiotik super yang mampu membunuh virus dan bakteri, dan meningkatkan daya tahan tubuh serta mengoptimalkan metabolisme tubuh, extra VCO adalah antivirus dan antibakteri ampuh dari bahan alami yang sudah terbukti khasiatnya.

Jus Nanas, Buah nanas mengandung bromelein yang sangat baik untuk antiradang dan membantu mengelupas sel-sel rusak pada area tenggorokan.
Nanas juga baik untuk membantu meluruhkan membran kelabu akibat difteri.
Senyawa dalam nanas meningkatkan imunitas karena mengandung antioksidan cukup tinggi.

Bawang Putih Segar, Kandungan minyak atsiri bekerja sebagai antibakteri dan antiradang.
Senyawa organosulfida secara aktif mampu meluruhkan membran kelabu.
Sementara kandungan lain seperti saltivine terbukti baik untuk memperbaiki kerusakan sel dan mengembalikan fungsi sel juga jaringan di area diniding tenggorokan.

Jeruk Nipis dan Rosella, Campuran air rebusan bunga rosella dengan perasan jeruk nipis menghasilkan antitoksin yang mampu menetralisir racun dari bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans.

Mengkudu, Kandungan antitoksin xeronine dan flavonoid baik untuk mengatasi masalah tumpukan toksin dalam darah. Kandungan antibiotik alami di dalamnya mampu bekerja aktif melawan bakteri.
Terdapat pula scolopetin dan terpenoid yang efektif meredakan peradangan dan membantu pemulihan sel pada tenggorokan.

Alternatif obat herbal tersebut dapat dijadikan pengobatan tunggal maupun pendamping pengobatan medis.
Semoga bermanfaat, dan semoga saudara-saudara kita yang saat ini terserang wabah difteri segera sehat.
Info Lengkap Penyakit Difteri
Extra VCO anti bakteri Corynebacterium Diphteriae penyebab Penyakit Difteri

Ciri Anak Terkena Difteri

Penyakit difteri menyerang anak-anak dan orang dewasa. Difteri menyerang jaringan dalam saluran pernapasan yang ditimbulkan bakteri Corynebacterium diphtheriae dan Corynebacterium ulcerans.
Cirinya adalah terbentuknya membaran berwarna kelabu pada area tenggorokan yang berlapis lendir pekat. Membran ini menyebabkan pasien mengalami batuk berat disertai rasa sesak yang dapat berujung kematian.

Jika anak terkena bakteri difteri, ciri-ciri yang mudah dikenali adalah sakit tenggorokan, demam, dan lemas.
Ciri difteri yang paling khas adalah munculnya pseudomembran atau selaput berwarna putih keabuan di bagian belakang tenggorokan yang mudah berdarah, yang menyebabkan rasa sakit saat menelan, kadang disertai pembesaran kelenjar getah bening dan pembengkakan jaringan lunak di leher yang disebut bullneck.
Sumbatan ini bisa menghalangi jalan napas, menyebabkan anak atau penderita harus berjuang untuk bisa bernapas. Lebih bahaya lagi, difteri dapat merusak jantung, ginjal, dan sistem saraf, bahkan difteri bisa mematikan.
Difteri banyak menyerang mereka yang tidak pernah mendapatkan imunisasi. Karena itu, imunisasi difteri penting dilakukan sebagai upaya pencegahan, syarat yang harus dipenuhi saat melakukan imunisasi difteri. Anak yang akan diimunisasi harus dalam keadaan sehat, jika anak tersebut sedang mengalami demam, anak boleh dilakukan imunisasi, tetapi dengan catatan suhu tubuhnya tidak lebih dari 37 derajat.
Info Lengkap Penyakit Difteri
Extra VCO anti bakteri Corynebacterium Diphteriae penyebab Penyakit Difteri

Bakteri Penyebab Wabah Difteri

Corynebacterium diphtheriae adalah bakteri yang dapat menyebabkan penyakit difteri. Bakteri ini sifatnya sangat mudah tersebar, ia dapat berpindah dari satu orang ke orang lainnya melalui kontak langsung.
Umumnya bakteri Corynebacterium diphtheriae ditularkan pada saat penderita difteri batuk atau bersin sehingga cairan seperti ludah atau ingus bertebaran di udara dan terhirup oleh orang lain.
Jika hal ini terjadi pada orang yang tidak memiliki kekebalan/ imun terhadap penyakit difteri maka kemungkinan besar ia dapat tertular.

Darimana Bakteri Penyebab Difteri Berasal?
Bakteri Corynebacterium sp. berasal dari tanah, air, tumbuhan, dan makanan yang tidak higienis. Ini adalah habitat kelompok bakteri ini di alam. Beberapa spesies Corynebacterium non-difteri juga dapat hidup di selaput mukosa dan kulit pada hewan dan manusia.
Untuk jenis Corynebacterium diphtheriae umumnya akan ditemukan pada saluran pernapasan, luka atau lecet, serta pada kulit orang yang terinfeksi.
Bakteri Corynebacterium diphtheriae bisa juga ditemukan pada orang normal yang tidak terkena difteri. Mereka ini adalah pembawa bakteri yang sering disebut dengan carrier difteri.
Bakteri difteri pertama kali ditemukan oleh oleh 2 orang bakteriolog Jerman yaitu Edwin Klebs (1834-1912) dan Friedrich Löffler (1852-1915) pada tahun 1884. Itulah alasan mengapa nama bakteri difteri juga sering disebut dengan Klebs-Löffler bacillus, yang diambil dari nama para penemunya.

Penyebaran bakteri Corynebacterium diphtheriae
Meskipun bakteri ini dapat ditemukan di hampir seluruh dunia, namun utamanya ia endemik di negara-negara beriklim tropis dan subtropis pada negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Bahaya yang bisa ditimbulkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae?
Bahaya yang ditimbulkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae termasuk dalam kategori infeksi fatal yang sangat menular dan dapat menyebabkan kematian.
Ketika menginfeksi manusia, ia akan membentuk strain penghasil racun/ toksin yang dapat membunuh sel-sel hidup. Sel-sel yang mati akibat serangan racun ini kemudian akan membentuk lapisan tebal berwarna abu-abu pada tenggorokan dan hidung yang disebut dengan pseudomembran.

Gambar pseudomembran pada tenggorokan penderita difteri
gambar difteri

Umumnya bakteri difteri akan menyerang saluran pernapasan bagian atas yaitu hidung dan tenggorokan.
Namun jika infeksi berlanjut dan tidak segera mendapat penanganan, maka toksin akan menyebar ke organ-organ lainnya melalui aliran darah.
Jika sudah masuk ke tahap ini maka akan terjadi komplikasi berbahaya yang dapat menyebabkan kematian.

Komplikasi berbahaya yang sering terjadi pada penyakit difteri adalah:
1. Miokarditis (kerusakan otot jantung)
Miokarditis adalah gangguan pada otot jantung yang ditandai dengan irama jantung yang tidak normal, terjadi inflamasi dan pembengkakan otot jantung, dan dapat berujung pada gagal jantung (kematian).

2. Neuritis (kerusakan saraf)
Neuritis difteri umumnya akan mempengaruhi saraf motorik yang menyebabkan kelumpuhan jaringan lunak, otot mata, diafragma, dan kelumpuhan tungkai. Kerusakan saraf ini juga dapat menyebabkan gagal napas yang berujung pada kematian.

Uniknya, Corynebacterium diphtheriae sendiri tidak berbahaya hingga ia terinfeksi oleh virus
Difteri tidak disebabkan oleh virus, tidak secara langsung. Hal ini perlu dijelaskan karena masih banyak yang menyebut virus difteri. Bahkan ada yang sampai bertanya bagaimana ciri-ciri virus difteri, tentu saja hal ini sulit dijawab.
Virus difteri yang dimaksud adalah virus yang menginfeksi bakteri Corynebacterium diphtehriae.
Ini adalah fakta ilmiah menarik untuk Anda ketahui. Bakteri difteri sejatinya tidak memiliki kemampuan untuk memproduksi toksin.
Racun yang disebut dengan exotoxin tersebut dihasilkan oleh bakteri difteri yang sudah terinfeksi oleh virus bernama Lysogenic bacteriophages.
Jadi bakteri Corynebacterium diphtheriae yang menyebabkan difteri itu sebenarnya juga mengalami infeksi.
Sedangkan bakteri yang tidak terinfeksi oleh bacteriophages tidak akan mampu memproduksi exotoxin sehingga ia belum berbahaya bagi manusia, bakteri ini disebut dengan Nontoxigenic C. diphtheriae.
Bakteri Corynebacterium diphtheriae yang sudah mengalami infeksi kemudian akan mengalami mutasi genetik melalui penyisipan(insersi) gen toksin virus ke dalam salinan genomnya.
Sederhananya, sifat atau kemampuan bakteri difteri dalam menghasilkan racun mematikan ini di peroleh dari gen virus.

Exotoxin adalah racun yang sangat mematikan!
Racun yang dihasilkan oleh bakteri difteri ini sangatlah mematikan. 1 molekul racun exotoxin mampu membunuh 1 sel sehat termasuk pada jantung dan saraf.
Tiap-tiap 1 bakteri difteri mampu menghasilkan 5.000 molekul racun setiap jam.
Apabila strain bakteri difteri penghasil toksin sudah sangat besar jumlahnya maka akan menyebabkan kematian sel yang sangat masif, merusak jantung, merusak sistem saraf, dan pada akhirnya berujung pada kematian.
corynebacterium diphtheriae bakteri penyebab difteri

Morfologi dan Klasifikasi Corynebacterium diphtheriae
Corynebacterium diphtheriae termasuk dalam golongan bakteri gram positif.
Secara morfologinya bakteri ini berbentuk batang dengan panjang antara 1 – 8 μm dan diameter 0,5 – 1 μm, tidak memiliki kapsul, tidak memiliki spora, dan tidak dapat bergerak (nonmotil).
Koloni bakteri Corynebacterium diphtheriae saling menyambung satu dengan yang lainnya, jika dilihat di bawah mikroskop maka bentuknya mirip seperti han zi (aksara Cina).
Lihat gambar bakteri difteri dari mikroskop berikut ini:

Klasifikasi ilmiah Corynebacterium diphtheriae
Kingdom : Bacteria
Filum : Actinobacteria
Ordo : Actinomycetales
Familia : Corynebacteriaceae
Genus : Corynebacterium
Spesies: Corynebacteriumdiphtheriae

Epidemiologi Bakteri Corynebacterium diphtheriae
Bakteri Corynebacteriumdiphtheriae adalah penyebab penyakit difteri di berbagai belahan dunia. Seringkali penyakit ini menyerang dalam bentuk wabah.
Umumnya difteri akan menyerang anak-anak dalam rentang usia antara 1-9 tahun, namun ada juga kasus difteri yang terjadi pada remaja dan orang dewasa.
Bakteri difteri sangat mudah menular melalui droplet pernapasan seperti ingus dan ludah. Artinya cairan yang di keluarkan penderita pada saat bersin atau batuk adalah media utama penyebaran bakteri ini.
Difteri juga dapat ditularkan melalui sentuhan langsung pada luka yang terinfeksi bakteri difteri, atau pakaian yang tersentuh oleh luka tersebut, namun kasus ini adalah hal yang cukup langka.
Selain itu ada kemungkinan juga difteri dapat menular melalui barang-barang bekas pakai penderita difteri seperti mainan, handuk, saputangan dan lain lain.

Perbedaan Difteri, Radang Tenggorokan, dan Amandel

Jika masih dalam bentuk gejala awal dan belum terlihat jelas memang sulit untuk dibedakan apakah itu difteri, radang tenggorokan biasa atau radang amandel (tonsilitis).
Ciri dan gejala ketiga penyakit tersebut mirip, namun berbeda dari segi penyebabnya maupun tingkat bahayanya.
Adalah penting untuk mampu membedakan ketiga penyakit tersebut agar dapat melakukan tindakan dan pengobatan yang tepat sedini mungkin. jangan sampai menganggap sakit tenggorokan itu hanya radang biasa tapi ternyata merupakan gejala penyakit difteri yang sangat berbahaya.

Gambar perbandingan tenggorokan orang yang terkena difteri, radang tenggorokan, radang amandel atau tonsilitis:
gambar difteri

radang tenggorokan

gambar amandel

Cara Membedakan Penyakit Difteri, Radang Tenggorokan, dan Radang Amandel

Perbedaan dari segi penyebabnya:
Difteri
Penyakit difteri disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae.
Bakteri ini sifatnya sangat menular. Ia bisa berpindah dari satu penderita ke orang yang sehat melalui droplet seperti ingus, dahak, atau lendir yang keluar pada saat penderita difteri batuk atau bersin. orang yang terhirup droplet yang bertebaran di udara bisa tertular. bakteri difteri juga bisa berpindah melalui benda-benda bekas pakai penderita dan melalui sentuhan pada luka yang terinfeksi oleh bakteri tersebut, namun kasus ini jarang terjadi.
Difteri tidak disebabkan oleh virus secara langsung, hal ini perlu dijelaskan sedikit karena masih banyak yang salah menganggap jika difteri disebabkan oleh virus.
Virus difteri yang dimaksud adalah virus bernama Lysogenic bacteriophages yang menginfeksi bakteri Corynebacterium diphtheriae tersebut, jadi bakteri ini sebenarnya juga mengalami infeksi.
Tanpa adanya virus tersebut, bakteri difteri tidak dapat memproduksi toksin.
Untuk mendapatkan penjelasan yang lebih mendetail, kami sarankan Anda membaca artikel berikut:

Radang Tenggorokan
Radang tenggorokan bisa disebabkan oleh virus ataupun bakteri, namun dari jenis yang berbeda dengan difteri. Sakit radang tenggorokan juga biasa muncul disebabkan oleh:
Flu, Radang tenggorokan sering muncul sebagai gejala awal flu. Penyebabnya adalah virus influenza.
Infeksi bakteri, Radang tenggorokan juga bisa terjadi disebabkan karena adanya infeksi bakteri, umumnya berasal dari kelompok Streptococcus tipe A dan Staphylococcus.
Merokok, zat kimia, dan zat lain yang dapat menyebabkan iritasi, Merokok dan konsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat kimia juga dapat menyebabkan terjadinya iritasi dan peradangan pada tenggorokan, sebagai contoh adalah minuman yang mengandung terlau banyak pemanis buatan dan bahan pengawet.
Udara kering, Udara kering juga bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan. Hal ini disebabkan karena udara kering akan menyerap kelembapan pada mulut dan tenggorokan. Jika tidak diimbangi dengan menambah konsumsi cairan maka sakit tenggorokan bisa saja terjadi.

Radang Amandel (Tonsilitis)
Radang amandel atau tonsilitis bisa disebabkan oleh bakteri maupun virus. Sedikit berbeda dengan radang tenggorokan biasa, tonsilitis menyerang bagian spesifik dari tenggorokan yaitu amandel.
Beberapa bakteri dan virus penyebab tonsilitis yakni Streptococus, Adenoviruses, Influenza virus, Epstein-Barr virus, Parainfluenza viruses, Enteroviruses, Herpes simplex virus.

Perbedaan difteri, radang tenggorokan biasa, dan radang amandel dari segi ciri dan gejalanya:

Munculnya selaput berwarna putih hingga abu-abu pada tenggorokan
Orang yang terkena difteri ditandai dengan munculnya selaput berwarna putih hingga abu-abu pada tenggorokan yang bernama pseudomembran. Selaput ini juga bisa muncul pada rongga hidung.
Sedangkan pada orang yang hanya mengalami radang tenggorokan biasa selaput tersebut tidak muncul.
Pada orang yang mengalami radang tenggorokan biasa, umumnya akan muncul warna kemerahan mulai dari langit-langit mulut hingga ke tenggorokannya yang terkadang terlihat seperti luka.
Pada orang yang mengalami tonsilitis juga dapat mengalami kemerahan seperti luka, namun lokasinya hanya pada amandel.
Terkadang selaput tipis atau bercak berwarna putih juga bisa muncul pada bagian amandel orang yang terkena tonsilitis.

Napas berbunyi
Perbedaan ciri dan gejala yang selanjutnya yaitu pada orang yang menderita penyakit difteri akan mengeluarkan suara pada saat bernafas yang disebut dengan stridor.
Stridor merupakan kondisi abnormal di mana suara pernapasan bernada tinggi yang disebabkan oleh sumbatan di tenggorokan atau kotak suara (laring). Biasanya terdengar saat mengambil napas.
Sedangkan pada orang yang menderita radang tenggorokan dan tonsilitis tidak mengalami stridor ini.

Sulit bernapas dan demam disertai dengan lemas
Pada umumnya penderita difteri akan mengalami kesulitan bernapas, bisa disebabkan karena penyumbatan atau karena toksin dari bakteri difteri yang sudah mulai melumpuhkan sel-sel saraf pada sistem pernapasan.
Baik difteri, radang tenggorokan maupun tonsilitis ketiganya bisa menimbulkan gejala demam. Namun demam pada orang yang terkena penyakit difteri ini lebih khas, biasanya tidak terlalu tinggi namun disertai dengan badan yang terasa lemas.

Perbedaan tingkat bahaya, Difteri jauh lebih berbahaya bila dibandingkan Radang Tenggorokan dan Amandel

Awalnya ketiga penyakit tersebut memang memiliki gejala akut yang mirip, namun ditingkat yang lebih parah difteri dapat menyerang bagian lain selain tenggorokan.
Difteri dapat menyerang selaput lendir (mukus) pada saluran pernapasan seperti tenggorokan, hidung, dan masuk kedalam bagian tubuh lain yang terdapat selaput lendirnya.
Bakteri difteri juga menghasilkan racun berbahaya yang bernama exotoxin, racun inilah yang sifatnya mematikan.
Racun exotoxin dapat merusak sel-sel sehat. Ia juga dapat terbawa ke dalam aliran darah dan menyerang organ-organ vital yang lain.
Jika eksotosin terbawa oleh darah dan masuk ke dalam jantung maka dapat menyebabkan kerusakan pada otot jantung (miokarditis) yang dapat berujung pada gagal jantung (kematian).
Eksotosin juga dapat menyebabkan neuritis atau kerusakan sel-sel saraf yang dapat menyebabkan gangguan pengelihatan, kerusakan sistem pernapasan, hingga gagal napas yang berujung pada kematian.
Sedangkan radang tenggorokan hanya menyerang rongga mulut dan tenggorokan, dan tonsilitis hanya menyerang kelenjar amandel.
Namum kedua penyakit ini juga tidak boleh disepelekan. Tonsilitis yang parah juga dapat menyebabkan nyeri dan kelemahan otot serta kesulitan bernapas.

Perbedaan cara pengobatan Difteri dengan Radang Tenggorokan dan Amandel

Pengobatan difteri
Pengobatan penyakit difteri dilakukan dalam 2 hal, pertama adalah memberikan antitoksin untuk menetralkan racun difteri, dan antibiotik untuk mematikan bakterinya.

  1. Antibiotik yang biasa digunakan yaitu erythromycin dan penicillin.
  2. Difteri harus mendapatkan penangangan secara medis di rumah sakit, tidak bisa diobati sendiri. Pengobatan difteri dilakukan secara agresif dengan injeksi antitoksin untuk menetralisir toksin difteri agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah.
  3. Penderita difteri juga harus diisolasi agar tidak menularkan kuman kepada orang lain.

Bagaimana jika kondisi dan lokasi kita tidak memungkinkan untuk secepatnya mendapatkan tiga hal diatas, adakah cara lain yang ampuh untuk mengobati difteri ?, tentu 3 hal diatas bukanlah satu satunya solusi untuk kesembuhan penderita difteri, Extra VCO atau minyak kelapa murni metode cold centrifugal terbukti mampu membunuh bakteri dan virus penyebab difteri dan mampu mencegah difteri. Extra VCO terbukti sebagai antitoksin.

Pengobatan radang tenggorokan biasa
Radang tenggorokan ringan biasanya bisa sembuh dengan sendirinya. Begitu pula radang tenggorokan yang terjadi akibat flu, seiring dengan menguatnya daya tahan tubuh dan flu mereda maka radang tenggorokan bisa hilang dengan sendirinya.
Jika radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi bakteri maka harus diobati dengan antibiotik.
antibiotik alami yang ampuh untuk mengobati Radang Tenggorokan adalah Extra VCO atau minyak kelapa murni metode cold centrifugal terbukti sebagai antibiotik super serta mampu meningkatkan daya tahan tubuh.
Saat sedang sakit radang tenggorokan disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi kadar vitamin C, banyak minum air putih, mengonsumsi makanan yang lunak dan jangan mengonsumsi makanan dari minyak yang tidak sehat, seperti minyak sawit, kecuali Extra VCO atau minyak kelapa murni yang tidak dimasak.

Pengobatan tonsilitis atau radang amandel
Penyakit tonsilitis ringan dapat disembuhkan dengan antibiotik.
Untuk jenis tonsilitis yang kronis Biasanya dokter akan melakukan operasi pengangkatan amandel.
Pertanyaannya Haruskah dilakukan operasi ? tidak adakah cara yang lain ?. Operasi pengangkatan amandel bukanlah satu satunya solusi untuk amandel yang kronis, karena dengan Extra VCO sudah terbukti mampu sembuhkan radang amandel yang kronis.

Perbedaan cara pencegahan Difteri dengan Radang Tenggorokan dan Amandel

Pencegahan Difteri.
Karena difteri disebabkan oleh jenis bakteri yang spesifik yaitu Corynebacterium diphtheriae maka cara pencegahan yang paling efektif adalah dengan melakukan imunisasi.
Orang yang sudah diimunisasi difteri akan menjadi kebal terhadap penyakit tersebut, kalaupun tetap terkena maka penyakitnya tidak terlalu parah.

Pencegahan radang tenggorokan dan amandel.
Radang tenggorokan dan tonsilitis bisa dicegah dengan menjaga daya tahan tubuh, mengonsumsi makanan yang sehat, memenuhi kebutuhan cairan tubuh, konsumsi vitamin C, dan menghindari konsumsi makanan yang mengandung bahan kimia dan pemanis buatan, serta tidak merokok.

Kesimpulan

  1. Melakukan imunisasi adalah langkah yang bijak untuk mencegah penyakit difteri.
  2. Jika menemukan ciri spesifik seperti munculnya selaput putih saat mengalami sakit tenggorokan maka segeralah konsumsi Extra VCO.
  3. Pencegahan dan pengobatan Difteri, Radang tenggorokan dan Amandel. dapat dengan mengkonsumsi Extra VCO.
  4. Apabila Anda ragu dengan jenis sakit tenggorokan yang sedang Anda alami segera periksakan diri ke dokter.

Info Lengkap Penyakit Difteri

Gejala Penyakit Difteri
Difteri merupakan satu diantara penyakit infeksi akut dan menular  yang disebabkan kuman Corynebacterium Diphteriae. Jika dibiarkan berlarut, bisa mengakibatkan sesak napas dan tentu saja berujung kematian.

Difteri adalah penyakit yang permulaannya sangat ringan.
Gejala awal adalah timbulnya selaput putih seperti warna durian (beslag) di daerah mulut, tenggorokan, dan amandel, juga disertai demam yang tidak tinggi, nyeri tenggorok, nyeri telan, serta ngorok.

Kuman penyebab difteri menyebar melalui semburan ludah dari seseorang saat batuk atau bersin. Partikel air yang keluar dari seorang yang terkontaminasi kuman difteri akan segera berpindah ke orang sehat.

Anak-anak perlu diberitahu untuk tidak minum air dari botol yang sama dengan temannya.

Cara pencegahan yang efektif bagi anak agar tidak terkena difteri adalah melalui Imunisasi dasar DPT pada usia anak 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Kemudian diulangi lagi pada usia 18 bulan atau 4 tahun sampai 6 tahun.
Imunisasi juga bisa dilakukan setelah sakit tiga bulan setelahnya.

Kepedulian orang tua terhadap anak dan sekitarnya menjadi senjata ampuh untuk menekan penularan dan pencegahan difteri.
Info Lengkap Penyakit Difteri
Extra VCO anti bakteri Corynebacterium Diphteriae penyebab Penyakit Difteri
Informasi lengkap mengenai Difteri, baca
Bakteri Penyebab Wabah Difteri
Perbedaan Difteri, Radang Tenggorokan, Dan Amandel
Ciri Anak Terkena Difteri
Obat Herbal Untuk Penyembuhan Difteri

Sabtu, 27 Januari 2018

Obat Keputihan

Pada daerah kewanitaan terdapat bakteri yang baik yang disebut dengan basil Doderlein. Dalam keadaan normal jumlah basil ini cukup dominan dan membuat lingkungan vagina bersifat asam sehingga vagina mempunyai daya proteksi (perlindungan) yang cukup kuat. Disamping itu vagina juga mengeluarkan sejumlah cairan yang berguna untuk melindungi diri terhadap infeksi.
obat_keputihan

Keputihan adalah semua pengeluaran cairan alat genetalia yang bukan darah. Keputihan bukan penyakit tersendiri, tetapi merupakan manifestasi gejala dari hampir semua penyakit kandungan.
Keputihan tidak boleh di anggap remeh, karena bisa menyebabkan kanker dan kemandulan.
Hampir setiap wanita pernah mengalaminya. Data penelitian tentang kesehatan reproduksi wanita menunjukkan 75% wanita di dunia pasti menderita paling tidak sekali dalam seumur hidup dan 45% diantaranya bisa mengalaminya sebanyak dua kali atau lebih.


JENIS KEPUTIHAN PADA WANITA
  1. Bersifat fisiologis (keputihan normal) Adalah keputihan yang terjadi pada masa ovulasi yaitu kurang lebih 12 hari hingga14 hari setelah menstruasi. Pada saat terangsang seksual atau mengalami stres emosional. Keputihan seperti ini wajar terjadi pada wanita.
  2. Bersifat patologis (Keputihan abnormal) Adalah gejala keluarnya lendir secara berlebihan, berwarna putih dan berbau, gatal, jarang terjadi rasa nyeri.

TANDA GEJALA KEPUTIHAN
Keputihan bukan merupakan penyakit melainkan suatu gejala. Gejala keputihan tersebut dapat disebabkan oleh:
A. Gejala keputihan karena faktor fisiologis antara lain :
  1. Cairan yang keluar encer b. Berwarna bening/krem/tidak berwarna.
  2. Tidak berbau.
  3. Tidak gatal.
  4. Jumlahnya sedikit atau cukup banyak

B. Gejala keputihan karena faktor patologis antara lain :
  1. Cairan yang keluar bersifat keruh dan kental b. Berwarna putih susu, kekuningan, keabu-abuan atau kehijauan
  2. Terasa gatal
  3. Berbau tidak sedap, busuk atau amis
  4. Menyisakan bercak pada pakaian dalam
  5. Jumlahnya banyak

PENYEBAB KEPUTIHAN
  1. Jamur Candidas atau Monilia
  2. Parasit Trichomonas Vaginalis
  3. Bakteri Gardnella
  4. Faktor hygiene yang jelek
  5. Pemakaian obat-obatan (antibiotik)dalam waktu lama.
  6. Stres
  7. Alergi
  8. Penyakit organ kandungan
  9. Keluarnya mucus servix (tidak haid).

CARA MENGATASI
A. Menjaga kebersihan, diantaranya:
  1. Mencuci bagian vulva (bagian luar vagina) setiap hari dan menjaga agar tetap kering untuk mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur. 
  2. Saat menstruasi biasakan mengganti pembalut apabila sudah terasa basah dan lembab. 
  3. Menggunakan sabun non parfum saat mandi untuk mencegah timbulnya iritasi pada vagina.
  4. Menghindari penggunaan cairan pembersih kewanitaan yang mengandung deodoran dan bahan kimia terlalu berlebihan, karena dapat mengganggu pH kemaluan dan dapat merangsang munculnya jamur atau bakteri.
  5. Setelah buang air besar, bersihkan dengan air dan keringkan dari arah depan ke belakang untuk mencegah penyebaran bakteri dari anus ke vagina.
  6. Menjaga kuku tetap bersih dan pendek. Kuku dapat terinfeksi Candida akibat garukan pada kulit yang terinfeksi. Candida yang tertimbun dibawah kuku tersebut dapat menular ke vagina saat mandi atau cebok.

B. Memperhatikan pakaian, diantaranya:
  1. Apabila celana dalam yang dipakai sudah terasa lembab sebaiknya segera diganti dengan yang kering dan bersih. Minimal sehari 2 kali.
  2. Menghindari pemakaian pakaian dalam atau celana panjang yang terlalu ketat karena dapat meningkatkan kelembaban organ kewanitaan.
  3. Tidak duduk dengan pakaian basah(misalnya: selesai olahraga dan selesai renang karena jamur lebihsenang pada lingkungan yang basah dan lembab.
  4. Menggunakan pakaian dalam dari bahan katun karena katun menyerap kelembaban dan menjaga agar sirkulasi udara tetap terjaga.

C. Mengatur gaya hidup, diantaranya:
  1. Menghindari seks bebas atau berganti–ganti pasangan tanpa menggunakan alat pelindung seperti kondom. 
  2. Mengendalikan stres 
  3. Rajin berolahraga agar stamina tubuh meningkat untuk melawan serangan infeksi. 
  4. Mengkonsumsi diet yang tinggi protein. Mengurangi makanan tinggi gula dan karbohidrat karena dapat mengakibatkan pertumbuhan bakteri yang merugikan.
  5. Menjaga berat badan tetap ideal dan seimbang.Kegemukan dapat membuat kedua paha tertutup rapat sehingga mengganggu sirkulasi udara dan meningkatkan kelembaban sekitar vagina.
  6. Apabila mengalami keputihan dan mendapatkan pengobatan antibiotik oral (yang diminum) sebaiknya mengkonsumsi antibiotik tersebut sampai habis sesuai dengan yang diresepkan agar bakteri tidak kebal dan keputihan tidak datang lagi.

KHASIAT VCO
Mengobati KEPUTIHAN dan mencegah keputihan.
Menghilangkan gatal gatal dan bau tidak sedap di organ intim wanita.
Merawat Rahim, Mencegah Kanker serviks dan kanker payudara.
Mengeluarkan zat yang bersifat racun dari dalam tubuh (Detoksifikasi).
Melancarkan Haid
Menghilangkan Senggugut atau Nyeri haid atau dysmenorrhea.
Menambah kualitas ASI. Menambah energy dan daya tahan tubuh.
Menjadikan berat tubuh ideal.
Mengobati panas dalam dan bibir pecah pecah.

ATURAN PAKAI VCO UNTUK OBATI KEPUTIHAN
Minum  20 menit sebelum makan Pagi sebanyak 2 sendok makan, dan  2 sendok makan sebelum makan Malam, Untuk hasil maksimal konsumsilah secara rutin.
Aman diminum segala usia yang SEDANG MENSTRUASI, khusus UNTUK WANITA HAMIL dapat diminum setelah usia kehamilan 6 bulan.

Dari bahan Alami herbal 100% halal, tanpa efek samping Negatif dan tanpa ketergantungan.
JAMINAN BERHASIL 100%.

Rabu, 24 Januari 2018

Detoxsifikasi Dengan Extra VCO

Extra VCO atau Minyak Kelapa Murni yang diproduksi dengan metode cold centrifugal merupakan bahan detoksifikasi yang bagus untuk usus. Melakukan detoksifikasi dengan Extra Virgin Coconut Oil dianggap sebagai program pembersihan alami yang sangat baik, lebih kuat daripada kebanyakan jenis program pembersihan lainnya.
Cara Detox dengan VCO

Detoksifikasi dengan Extra VCO, dapat memperbaiki semua jenis gangguan sistem pencernaan.
Dengan menggunakan Extra VCO untuk membersihkan usus besar, akan dapat kembali menstabilkan sistem pencernaan tubuh, membuat organ pencernaan dapat berfungsi dengan baik.
Minyak kelapa murni (virgin coconut oil) sangat ideal bagi mereka yang mengalami ketidaknyamanan pencernaan. Saat menggunakan minyak kelapa murni, mungkin awalnya akan mengalami sering buang air besar, tapi ini hanya merupakan proses pembersihan usus.

Konsumsi dua sendok makan Extra Virgin Coconut Oil secara rutin dapat menjaga tubuh tetap sehat karena Extra Virgin Coconut Oil adalah jenis lemak sehat.
Detoksifikasi dengan Extra VCO juga dapat mencegah risiko terkena infeksi jamur.

Extra VCO kaya antioksidan, Extra VCO minyak kelapa murni membantu tubuh tetap terlihat awet muda, kulit lebih sehat, metabolisme lebih cepat, dan dapat membantu penyerapan vitamin dan melarutkan lemak dengan lebih mudah.

Detoksifikasi dengan Virgin Coconut Oil yang dilakukan secara teratur juga dapat membantu menghilangkan racun dari tubuh, menjaga berat badan yang ideal, dan menjaga sistem organ agar bekerja dengan cara yang sehat.

Senin, 22 Januari 2018

Ruam Popok dan Infeksi Akibat Pampers

Ruam Popok sering disebut dengan “Diaper Rash”, adalah Dermatitis yang timbul pada bayi di bagian yang ditutupi popok, yakni sekitar perut, kemaluan, lipatan paha dan pantat. Ruam disebabkan oleh iritasi kulit, akibat ammonia sebagai hasil dekomposisi urin, serta adanya kemungkinan dari kombinasi faktor-faktor yang meliputi kelembaban, gesekan, urin dan feses, dan keberadaan mikroorganisme. Berhubungan dengan kebersihan dan lingkungan mikroorganisme pada lipatan-lipatan paha,termasuk kelamin dan pantat bayi.
Faktor iritasi utama dalam situasi ini adalah protease dan lipase feses yang aktivitasnya meningkatkan pH asam permukaan kulit. Inilah penyebab tingginya insiden dermatitis iritan popok, contohnya pada bayi yang mengalami diare dalam 48 jam sebelumnya.
Ketika bayi mengompol urine akan mengenai kulit sekitar alat kelamin dan lipatan paha, daerah tersebut akan lembab dan memberikan peluang untuk tumbuhnya mikroorganisme yang dapat merusak kulit bayi. Penimbunan urine pada popok yang basah dapat membuat kulit bayi teriritasi, dan menyebabkan infeksi karena pada urine terdapat bakteri dari jenis ammoniagenes yang dapat menguraikan urine dan membentuk zat yang disebut amoniak, bakteri ini mungkin terkumpul dalam popok, seprei ataupun pakaian bayi dan tanpa diketahui telah menguraikan urine menjadi zat amoniak.

Sejak kecil anak memakai pampers sampai berumur 2-3 tahun, mulai sekarang stop melakukan hal semacam itu. Sebab penggunaan pampers yang terlalu lama pada anak bisa berakibat fatal.
Akibat Jika Terlalu Lama Memakaikan Pampers Pada Anak :
  1. Pampers dapat menyebabkan ruam kulit. Sekilas penggunaan pampers memberikan banyak kemudahan. Kita tidak perlu repot menggantinya setiap jam. Sayangnya hal ini berdampak buruk bagi kesehatan kulit bayi. Bayi lebih gampang terkena ruam kulit dan gatal-gatal. Hal ini bisa disiasati dengan penggantian popok setiap 2-3 jam sekali untuk mengurangi efek ruam kulit yang ditimbulkan. untuk permasalahan ruam popok dapat diatasi dengan extra VCO (virgin coconut oil). Extra VCO aman untuk bayi dan cocok untuk bayi, reaksi penyembuhan juga sangat cepat, jika dioles pagi hari pada sore hari ruam sudah hilang, untuk ruam yang sudah berat, setelah diaoles extra VCO ruam akan hilang dalam 2 hari. ExtraVCO juga mampu mengatasi masalah alergi karena baby oil.
  2. Pampers mengandung bahan kimia berbahaya. Hasil studi yang dilakukan Anderson Laboratories pada tahun 1999 dan diterbitkan di Archives of Environmental Health, menyebutkan bahwa pampers mengeluarkan bahan kimia yang disebut volatile organic compound atau VOCs yang dapat mengakibatkan kanker dan kerusakan otak apabila dipakai terus-menerus dalam jangka waktu yang lama.Jadi sebaiknya menghindari pampers yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti klorin dan bleaching dalam jumlah yang banyak.
  3. Dioxin dalam popok dapat merusak hormon. Segala jenis popok mengeluarkan dioxin yang memiliki karsinogen dan merusak hormon. Dioxin mengendap dalam tubuh dan memberikan dampak buruk bagi sistem reproduksi seseorang.
  4. Bayi laki-laki yang menggunakan pampers temperatur skrotumnya (kantung kemaluan) akan mengalami kenaikan suhu. Para peneliti melaporkan bahwa bayi laki-laki yang terbiasa menggunakan pampers akan mengalami kenaikan suhu beberapa derajat lebih tinggi dibanding yang tidak. “Peningkatan temperature skrotum yang disebabkan oleh pemakaian disposable diaper (pampers) akan mempengaruhi kualitas sperma bayi laki-laki dan meningkatkan angka terjadinya kanker testis di usia dewasa.”
Masalah lainnya yang disebabkan Pampers :
  1. Butuh 500 tahun lebih agar popok dapat terurai. Selama 2 atau 3 tahun pertama kehidupan seorang bayi, dia akan menghabiskan 6000 diapers yang sama dengan 2 ton sampah tidak dapat terurai. Ini perhitungan satu orang bayi, bagaimana dengan seluruh bayi di dunia? Peneliti memperkirakan masyarakat membuang 1,7 milyar diapers setiap tahun. Jika dikalkulasi untuk seluruh dunia, sampah diapers diperkirakan sebanyak 27,4 milyar dan menyumbang 2,5% sampah rumah tangga dunia.
  2. Pampers menyebabkan berbagai polusi. Masalah utama dari pampers adalah bahan-bahan pembentuknya yang susah didaur ulang. Feses yang dibiarkan dalam pampers dan tidak langsung dibuang juga dapat menjadi masalah,yang paling utama adalah polusi udara berupa aroma yang tidak sedap.
  3. Pampers menghabiskan 1,3 juta ton wood pulp atau seperempat juta pohon setiap tahunnya.
Mencegah Ruam Popok
  1. Mengganti popok bayi bila sesering mungkin, 
  2. Menggunakan popok sebaiknya tak lebih dari 3 jam.
  3. Menggunakan popok yang memiliki pori-pori, Memilih baju yang tepat.
  4. Memakai popok yang berbahan lembut.
  5. Menggunakan popok kain sementara waktu, atau Memakai Clodi
  6. Jika sudah berumur 3 tahun atau sudah bisa berjalan dengan lancar sebaiknya balita memang harus segera ditraining untuk pipis di wc.
  7. Membersihkan pantat bayi dengan lembut, menggunakan air hangat.
  8. Membiarkan terkena kontak dengan udara, Menjaga kulit bayi tetap kering dan dingin.
  9. Memilih detergent dan pelembut yang tidak mengakibatkan alergi.
  10. Tidak menggosok pantat bayi terlalu keras dan sering.
  11. Tidak menggunakan bedak pada pantat bayi.
  12. Tidak memakai tisu basah yang beralkohol.
  13. Menggunakan pelembab Extra VCO. Extra VCO dapat mencegah dan menyembuhkan ruam popok. Karena Extra VCO mampu mematikan bakteri dan jamur penyebab candida, serta infeksi lainnya, Extra VCO mengandung Asam laurat yang juga ditemukan dalam Air Susu Ibu (ASI). Asam laurat yang berfungsi memperbaiki jaringan tubuh yang rusak. Extra VCO diproduksi dengan metode cold processed sehingga vitamin E alami yang terkandung dalam santan kelapa tidak rusak sehingga dapat digunakan untuk perawatan kulit. Extra VCO yang dipakai rutin secara topical akan membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan mengganti dengan sel-sel baru.
Mengatasi Ruam Popok
Berbeda dengan kulit orang dewasa, kulit bayi tergolong sangat sensitif. Sedikit lembab saja atau berkeringat banyak ketika panas bisa menyebabkan ruam dan biang keringat.
Berbagai merek krim bayi dinilai efektif mengatasi ruam-ruam pada bayi, namun produk komersil tidak lepas dari bahan kimia yang berbahaya, jika terus-menerus digunakan dalam jangka waktu yang lama tentu justru berbahaya bagi bayi.

Extra VCO adalah VCO atau minyak kelapa murni yang di produksi dengan metode cold processed,
Extra VCO adalah produk alami dan terbukti aman dan efektif mengobati ruam pada bayi.
Oleskan Extra VCO pada bagian tubuh bayi yang terkena ruam, sebaiknya dioleskan setelah bayi dimandikan. Extra VCO memiliki sifat melembapkan sehingga ruam akan lebih cepat sembuh dan mencegah ruam datang kembali.

Extra VCO tidak hanya efektif mengatasi ruam popok pada bayi, Extra VCO juga memiliki banyak manfaat lainnya bagi bayi :

  1. Mengatasi Sariawan, Bayi bisa mengalami sariawan karena proses pemberian air susu ibu (ASI). oleskan tipis Extra VCO pada puting susu ibu menyusui ketika memberikan ASI, atau juga bisa meneteskan sedikit Extra VCO di mulut bayi untuk mempercepat penyembuhan karena Extra VCO memiliki fungsi antijamur yang bisa melawan sariawan.
  2. Hilangkan Jerawat Pada Bayi, Karena kulitnya yang masih sangat sensitif, bayi mudah diserang jerawat. seperti bintik-bintik kemerahan di kulitnya. Kadang, bintik-bintik jerawat ini tampak meradang dan gatal sehingga bayi akan merasa tidak nyaman. Jika tidak segera ditangani, jerawat pada bayi akan berisiko mengalami infeksi. Gunakan Extra VCO untuk menghilangkan jerawat pada bayi, caranya tuangkan Extra VCO secukupnya pada telapak tangan Anda, kemudian oleskan pada kulit bayi yang berjerawat. Diamkan minimal jam selanjutnya bilas bersih dengan air hangat.
  3. Mengobati gigitan nyamuk dan serangga, Kulit bayi yang digigit serangga akan lebih cepat memerah, meradang, dan membengkak daripada kulit orang dewasa. Bayi akan jadi rewel kalau gigitan tersebut terasa panas atau gatal.  segera atasi dengan Extra VCO. caranya Oleskan Extra VCO pada bagian yang digigit serangga dan diamkan sampai kulit tampak sembuh seperti biasa., ulangi pemakaian sampai sembuh.
  4. Melindungi kulit dari iritasi, Bayi memang belum membutuhkan pelembap. Akan tetapi cuaca, sengatan matahari, atau suhu ruangan kadang bisa membuat kulit bayi jadi kering. Jika dibiarkan, kulit yang kering akan jadi iritasi. Extra VCO bisa menjadi pilihan yang aman untuk melindungi kulit bayi dari iritasi dengan cara mengoleskannya pada kulit bayi.
  5. Meredakan sakit ketika gigi mau tumbuh, Saat bayi menginjak usia 4 sampai 6 bulan, giginya akan mulai tumbuh. Biasanya gigi bayi yang mau tumbuh akan menyebabkan berbagai gejala seperti gusi yang terasa nyeri dan gatal. Hal ini bisa membuat bayi uring-uringan dan rewel, segera atasi dengan Extra VCO yang dioleskan perlahan pada gusi bayi.
  6. Meredakan pilek, Extra VCO yang dicampur dengan minyak esensial seperti eukaliptus atau peppermint sudah berpuluh-puluh tahun digunakan sebagai balsem untuk meredakan hidung tersumbat karena pilek. Berbagai produk balsem yang tersedia di toko biasanya mengandung berbagai bahan kimia dan baunya sangat menyengat, bayi akan merasa lebih nyaman dengan campuran Extra VCO dan minyak esensial yang dioleskan pada dada bayi dan diamkan sepanjang malam.
  7. Mengobati dermatitis seboroik (cradle cap), Kulit kepala bayi masih sensitif, sehingga tak jarang bayi mengalami dermatitis seboroik atau cradle cap. Penyakit ini disebabkan oleh jamur yang pada orang dewasa biasanya muncul dalam bentuk ketombe. Extra VCO bisa mengobati dermatitis seboroik pada bayi dengan aman.
  8. Merangsang pertumbuhan rambut, Jika bayi mengalami masalah pertumbuhan rambut atau rambutnya sangat tipis dibanding bayi seusianya, Gunakan Extra VCO, dengan cara menuangkan Extra VCO secukupnya pada kulit kepala bayi. Setelah itu, pijat dengan lembut dan diamkan selama setengah jam sebelum di bilas sampai bersih dengan air hangat. Extra VCO kaya akan kandungan vitamin E dan K yang akan merangsang akar rambut jadi lebih kuat dan lebih cepat tumbuh. 
Ruam popok

Tips Mengatasi Jerawat Di Kulit Kepala

Jerawat tidak hanya muncul di area wajah. Jerawat bisa muncul di berbagai bagian tubuh, bahkan di kulit kepala. Jerawat di kulit kepala merupakan salah satu yang paling sensitif karena sifatnya yang mudah radang. Area kulit kepala yang lembab merupakan tempat yang paling disukai jerawat untuk tumbuh. Apalagi ditambah kulit kepala yang berminyak. Selain kulit berminyak, dan kebersihan kulit kepala yang tidak terjaga, jerawat di area ini juga disebabkan karena faktor lain seperti adanya penyumbatan folikel kulit dan stress yang berlebih. Selain itu kurang menjaga pola makan juga bisa menjadi penyebab. mengatasi jerawat di kulit kepala bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari perawatan di dokter kulit dengan bahan-bahan alami disekitar kita. karena jenis jerawat ini rentan radang, maka mesti benar-benar selektif memilih jenis perawatannya. Berikut ini cara mengatasi jerawat di kulit kepala.
VCO adalah bahan alami yang akan membantu menangani jerawat di daerah kulit kepala dengan lebih baik, bahkan terbukti efektif menghilangkan ketombe, serta sembuhkan infeksi di kulit kepala.
Berikut Adalah Cara-cara Yang Luar Biasa di mana Anda Dapat Menggunakan VCO Untuk Menyembuhkan Jerawat di daerah Kepala:
  1. Campur VCO Dengan Sampo Anda, Campur beberapa tetes VCO ke sampo tiap kali mencuci rambut. ini adalah cara alami yang luar biasa untuk mengatasi jerawat di kulit kepala.
  2. Gunakan VCO di Malam Hari, Oleskan VCO pada kulit kepala di malam hari sebelum tidur. Setelah beberapa hari melakukan hal ini, jerawat di daerah kulit kepala akan benar-benar sembuh.
  3. Gunakan VCO pada kulit kepala,  Sebelum keramas biasakan untuk teteskan VCO pada kulit kepala hingga merata, biarkan selama 30 menit sampai VCO meresap kedalam kulit kepala. VCO dapat membantu menjadi obat untuk jerawat di daerah kulit kepala karena VCO memiliki sifat antibakteri yang efektif.
jerawat

Tips untuk Mengurangi Rambut Rontok Saat Keramas

A. Tidak keramas menggunakan air dingin.
Dibawah cuaca yang panas atau setelah berolahraga, keramas dan mandi menggunakan air dingin menjadi kebiasaan yang menyenangkan, ternyata hal ini bisa merusak rambut, karena pembuluh darah yang mengalirkan nutrisi pada rambut tersumbat ketika suhu pada kepala berubah drastis.
Rambut-rambut yang tersambung dengan saluran-saluran di kulit kepala ini akhirnya akan mudah rusak dan akhirnya rontok dalam jumlah besar.

B. Jangan berdiam di ruangan ber-AC setelah keramas.
Kulit kepala sangat sensitif dengan suhu udara yang berubah-ubah. Semakin suhu berubah drastis, rambut yang rontok akan semakin banyak. Ketika ingin masuk ke dalam sebuah ruangan ber AC setelah keramas, sebaiknya keringkan dahulu rambut dengan menggunakan handuk atau hair-dryer. Melindungi kepala dengan mengikatkan handuk pada kepala juga akan membantu.

C. Gosok shampoo sampai berbusa sebelum digunakan pada kepala.
Tuangkan shampoo secukupnya di atas telapak tangan, gosok sampai berbusa, dan oleskan pada kepala dan rambut secara merata.
Menggosok shampoo sampai berbusa sebelum digunakan akan menghindari zat-zat kimia yang menumpuk pada kulit kepala dan memudahkan kita untuk membersihkan shampoo tersebut secara menyeluruh.

D. Metode yang perlu diperhatikan saat keramas dengan shower.
Keramas dengan shower tentu akan mempermudah kita untuk membersihkan kulit kepala. Beberapa hal yang harus diperhatikan supaya rambut yang rontok tidak semakin banyak ketika keramas dengan shower, yaitu hindari berdiri langsung dibawah shower karena tekanan tinggi yang dihasilkan saat air tersebut keluar akan mudah merusak rambut dalam jangka waktu yang panjang.
Saat keramas dengan shower, sebaiknya memposisikan kepala sehingga tengkuk terkena air terlebih dahulu. Selanjutnya biarkan air tersebut mengalir membersihkan seluruh kepala.
Akan lebih baik lagi jika bisa mengurangi kekuatan tekanan air yang keluar dari shower supaya rambut bersih secara menyeluruh secara perlahan-lahan.

E. Gunakan VCO pada kulit kepala untuk memperkuat akar rambut.
Sebelum keramas biasakan untuk teteskan VCO pada kulit kepala hingga merata, biarkan selama 30 menit sampai VCO meresap kedalam kulit kepala.
Rambut rontok

Jika langkah-langkah diatas dilakukan dengan baik, kesehatan kulit kepala akan terjaga dan rambut yang rontok akan semakin sedikit.

Cara Menggunakan VCO Untuk Wajah

VCO untuk perawatan kecantikan wajah.
virgin coconut oil (VCO) memiliki khasiat yang sangat besar untuk kecantikan wajah. Tapi anda perlu tahu bagaimana cara pakai VCO ini dengan benar pada kulit wajah anda, sehingga hasil yang didapat bisa lebih optimal dan cepat.
Virgin coconut oil memiliki khasiat untuk mengobati berbagai keluhan yang biasa muncul pada kulit wajah. VCO dapat digunakan untuk mengobati masalah jerawat akibat minyak yang berlebihan pada kulit wajah. VCO juga dapat menghilangkan kerutan pada wajah. VCO menjaga kelembaban kulit wajah sehingga wajah terlihat lebih cerah dan tidak kusam.
VCO untuk wajah

Cara pakai VCO pada kulit wajah.
  1. Bersihkan kulit wajah terlebih dahulu dengan air hangat, agar nantinya penyerapan VCO ke dalam kulit wajah bisa berjalan optimal.
  2. Oleskan VCO sebanyak 1 sendok makan pada kulit wajah secara merata
  3. Lakukan pemijatan secara perlahan pada kulit wajah, terutama pada bagian-bagian yang memiliki masalah kulit, seperti pada bagian jerawat, flek hitam maupun pada kerutan-kerutan wajah.
  4. Lakukan pemijatan selama 15 menit.
  5. Kemudian bersihkan kulit wajah dengan handuk hangat.
  6. Lakukan metode ini secara rutin setiap malam hari, khasiat VCO akan terasa setelah 3 bulan atau lebih cepat, tergantung dari kondisi masalah wajah.
  7. Supaya manfaat penggunaan VCO ini bisa didapat dengan cepat, selain dilakukan dengan cara dipakai langsung pada kulit wajah, perlu juga dengan mengkonsumsi VCO dengan cara diminum, yaitu 1 sendok makan VCO setiap harinya.

Sembelit atau Susah Buang Air Besar Pada Bayi

Konstipasi atau sembelit yaitu gangguan buang air besar (BAB) juga dapat terjadi pada bayi. Susah buang air besar pada bayi lumrah terjadi, karena metabolime pencernaan pada bayi belum sempurna, khususnya bagi bayi yang tengah mendapatkan MPASI (Makanan Pendamping ASI, saat usia bayi 6 bulan), Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk memperhatikan rutinitas buang air besar anak.
sembelit pada bayi
Sembelit terjadi akibat perubahan jenis asupan makanan dari ASI ke MPASI. Apalagi jika MPASI yang diberikan rendah kadungan serat dan air. Selain komposisi air dan serat yang tidak seimbang, sembelit pada bayi bisa juga disebabkan adanya riwayat pada keluarga, ketidakseimbangan mikroflora usus atau gangguan motilitas saluran cerna bawah. Sementara untuk mengetahui sembelit pada anak bisa ditandai saat muncul rasa sakit saat BAB pada anak, tinja tidak keuar meskipun sudah mengedan selama 10 menit, frekuensi BAB kurang dari 3 kali dalam seminggu atau tinja berbentuk keras.
Sembelit memang harus diatasi, selain rasa tidak nyaman yang ditimbulkan, rasa sakit saat BAB bisa membuat anak semakin enggan BAB. Semakin sering si kecil menahan pengeluaran feses, semakin sulit feses dikeluarkan. Sehingga menyebabkan rasa nyeri, tidak nyaman, bahkan tangis pada bayi. Kondisi ini tentunya menyebabkan ibu cemas.
Tidak perlu cemas, selain dengan menambahkan air dan serat ke dalam makanan, tetap memberikan ASI secara optimal bagi bayi hingga usia 2 tahun terbukti mampu mengusir sembelit tanpa bantuan obat pencahar.
Dan sebaiknya sembelit tidak diatasi dengan memberikan obat pencahar yang berlebihan. Obat pencahar tidak akan memberikan solusi, justru membuat anak malas dan ketagihan. Obat pencahar tidak bisa membantu akar permasalahan. Obat pencahar ini hanya bisa membuka kleb anus bagian luar, sementara kleb anus dalam hanya bisa terbuka secara otomatis jika kotoran dari usus besar masuk ke dalam rektum (Rektum adalah bagian bawah usus besar sebelum anus).
Adapun obat alami untuk sembelit yang aman dan efektif untuk bayi adalah dengan menambahkan setengah sendok makan VCO kedalam MPASI. VCO selain berkhasiat untuk mengatasi sembelit pada bayi juga berkhasiat menambah daya tahan tubuh bayi.

Ciri Bayi Yang Konstipasi:
  1. Bayi menjadi rewel,
  2. Mengejan saat BAB, yang normal BAB dilakukan tanpa mengejan.
  3. Perut kembung disertai nyeri pada anus,
  4. terkadang disertai muntah,
  5. Tinja keras terkadang sisertai bercak darah,
  6. bila disentuh pada bagian perut akan terasa keras,
  7. Kurva pertumbuhan bulanan bayi, berat badan susah naik,
  8. BAB berlangsung lebih dari dua menit,
  9. BAB tidak tuntas.

Perlu Diketahui:
  1. Tidak semua bayi mengalami siklus BAB yang sama, susu yang di konsumsi bayi turut menjadi andil penyebab bayi mengalami konstipasi.
  2. Buang Air Besar (BAB) umumnya menunjukan asupan serat yang dikonsumsi anak tiap harinya.
  3. BAB pada bayi terjadi pagi hari bisa satu atau dua kali jika kondisi bayi sedang tidak diare.
  4. Normalnya bayi akan BAB tiga kali alam sehari, bayi yang mengalami konstipasi dalam 3 hari tidak BAB.
  5. Bayi yang mengkonsumsi ASI biasanya akan lebih jarang mengalami konstipasi, ASI sangat mudah di serap oleh bayi, bakteri baik pada ASI mengurai protein susu sehingga konsentrasi tinja bayi akan lebih lembut sehingga BAB menjadi mudah, sehingga ibu tidak perlu khawatir jika bayi yang mengkonsumsi ASI tidak BAB selama 3 sampai dengan 5 hari.
  6. Bayi yang mengkonsumsi susu formula, dan atau pemberian susu formula yang tidak sesuai dengan standar takar, atau melebihi jumlah konsumsi harian juga berakibat konstipasi.
  7. Pengenalan makanan pendamping ASI yang memiliki tekstur padat pada bayi dibawah 6 bulan sangat tidak disarankan dan akan membahayakan kesehatan bayi, bahkan air putih sekalipun, karena usus bayi belum bisa bekerja dengan baik, bayi aman diberi makanan pendamping ASI setelah enam bulan.
  8. Pastikan bayi mendapatkan kebutuhan cairan hariannya, karena jika bayi dehidrasi atau kekurangan cairan bayi akan rentan konstipati.
  9. Agar bayi tidak mengalami konstipasi, ibu yang rutin memberikan ASI untuk bayinya harus memperhatikan asupan serat harian yang harus dikonsumsi Ibu, sayur sayuran segar, beras merah, buah segar dan polong polongan memiliki sumber serat, akan lebih baik lagi jika Ibu mengkonsumsi sedikitnya 2 sendok makan VCO tiap harinya untuk meningkatkan kwalitas ASI dan produksi ASI menjadi lancar.

Jumat, 19 Januari 2018

Cara Mengobati Luka Sayat

Antiseptic, OBAT LUKA ANAK TIDAK PERIH
Biarkan anak-anak anda bermain. Luka? Bukan lagi masalah!
Extra Virgin Coconut Oil menjadi pilihan utama sebagai alternatif obat luka berbahan non-kimia?
Extra Virgin Coconut Oil adalah minyak kelapa murni yang tidak dicampur dengan bahan kimia apapun. Asam Laurat yang terkandung pada Extra Virgin Coconut Oildapat diurai dengan mudah menjadi monolaurin, zat monogliserida yang bersifat ANTI BAKTERI, ANTI VIRUS, ANTI JAMUR, dan ANTI PROTOZOA yang dapat membunuh bakteri/ virus/ jamur dan meningkatkan perbaikan sel untuk mempercepat proses penyembuhan. Extra Virgin Coconut Oil juga tidak perih di luka, sehingga cocok untuk anak-anak.
jual vco di medan

CARA PEMAKAIAN VCO PADA LUKA:
  1. Jangan gunakan alkohol untuk membersihkan luka, karena alkohol mempunyai sifat panas dan perih pada luka, dan justru akan menghambat proses penyembuhan pada luka.
  2. Bersihkan luka dengan VCO, bisa dengan cara spray beberapa kali ke luka yang terbuka, jika pada jari bisa langsung dicelupkan kedalam botol VCO, usapkan kapas dengan lembut jika masih ada kotoran yang menempel pada luka.
  3. Setelah luka bersih dari kotoran, ulangi lagi Spray beberapa kali pada area luka
  4. Tutupi luka dengan perban (pada luka yang besar perban juga berguna untuk merapatkan luka) perban menjaga luka tetap bersih, melindungi luka dari iritasi serta mencegah infeksi bakteri berbahaya. gunakan perban berpori seperti kain kasa, jangan langsung menggunakan plester untuk menutupi luka karena akan membuat luka menjadi basah, jika tidak ada perban bisa menggunakan kertas tissue, setelah luka terbalut, gunakan plester untuk merekatkan tissue atau perban, dan spray atau teteskan lagi VCO pada luka yang sudah diperban.
  5. Dalam masa 48 jam Perban tidak perlu diganti, namun usahakan jangan terkena air, dan tetap spray perban dengan VCO, lalu ulangi beberapa kali (biarkan VCO terserap dengan sendirinya).
  6. Pada hari ketiga cobalah membuka perban perlahan-lahan, dan spray lagi dengan VCO pada luka. jika luka sudah cukup tertutup dan perban memungkinkan dibuka, maka ganti dengan perban baru, jika perban tidak memungkinkan dibuka maka cukup spray luka dengan VCO dan ikat lagi dengan perban lama.
  7. Hari kelima biasanya luka sudah mengering dan perban sudah dapat diganti, luka tetap perlu di perban namun jangan ketat (tertutup tapi terkena udara) yang bertujuan untuk mempercepat proses penyembuhan luka.
Langkah-langkah di atas ditujukan untuk mengobati luka sayat dan luka gores yang masih tergolong ringan sampai sedang. dan jika luka secepatnya diberikan VCO, kemungkinan infeksi tidak akan terjadi, bahkan VCO akan menghilangkan rasa perih.
Namun jika ada tanda-tanda infeksi, segera hubungi dokter jika luka menjadi kemerahan, semakin terasa sakit, terasa hangat, berair serta membengkak. Sebaiknya segera periksa ke dokter, ia mungkin menyarankan Anda untuk mendapatkan suntikan tetanus.
Jika penyebab luka adalah benda tajam yang sangat kotor, Anda lebih beresiko mengalami infeksi atau bahkan tetanus.

Kamis, 18 Januari 2018

Penanganan Terkena Knalpot Panas.

Kejadian kena knalpot saat mesin menyala atau knalpot sedang panas tentunya sering terjadi. daerah yang biasanya terkena adalah bagian kaki.. Ketika terkena knalpot akan menimbulkan luka bakar pada daerah kulit yang terkena.
obat luka bakar
Berdasarkan kedalaman luka kulit yang terkena knalpot sama dengan luka bakar, dan dapat kita bagi menjadi 3 :

Derajat 1
Daerah kulit yang terkena panas knalpot hanya bagian luar dari kulit (epidermis). Kulit nampak kemerahan yang disertai rasa nyeri, dan tidak melepuh (bula). Tanpa penanganan pun biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 2-5 hari dan biasanya tidak menimbulkan bekas.

Derajat 2
Daerah yang terkena panas knalpot mengalami kerusakan lebih dalam dari derajat satu yaitu mengenai lapisan kulit epidermis dan dermis. LUka berwarna kemerahan dan tampak pucat disertai kulit melepuh (Bula). Nyeri yang di timbulkan juga lebih sakit dibandingkan derajat satu.

Derajat 3
Daerah yang terkena panas knalpot mengalami kerusakan sangat dalam. mulai dermis epidermis dan subkutis mengalami kerusakan. daerah yang terkena sudah tidak melepuh lagi tetapi mengelupas. dan nyeri yang di timbulkan malahan tidak seberapa karena sel sel syaraf mengalami kerusakan.

Penanganan luka terkena knalpot : 
  1. Jangan Panik dan tetap tenang, Secepat mungkin menyiram air mengalir selama 5-10 menit. Bila memungkinkan gunakanlah air matang karena lebih bersih. Kalau terpaksa tidak ada bisa juga digunakan air keran pada daerah yang terkena knalpot. Hal ini akan mengurangi nyeri dan mencegah meluasnya area kulit yang rusak.
  2. Bila kulit yang terkena mengalami kerusakan derajat dua. usahakan lepuhan kulit jangan sampai pecah. bila sudah terlanjur pecah berikan VCO untuk mencegah infeksi dan tutup luka dengan kasa steril.


Hal yang harus di hindari saat terkena knalpot :
  1. Menggunakan air es / air dingin dari lemari es untuk menyiram area yang terkena knalpot, karena malah bisa merusak jaringan.
  2. Mengoleskan pasta gigi, mentega, mentega, minyak, kecap, dan yang lainnya. Karena bahan bahan tersebut akan meningkatkan resiko infeksi
  3. Memecahkan gelembung kulit yang timbul. Luka yang menggelembung merupakan proses pertahanan tubuh dan proses penyembuhan luka jadi tidak perlu di khawatirkan.
  4. Membalut luka dengan kapas (bila kulit yang melepuh pecah).

Diet Ibu Menyusui yang Aman Untuk Ibu dan Bayi

Pasca melahirkan, para ibu yang masih menyusui bayi kerap dilanda dilema, mencemaskan bentuk badannya yang tidak kunjung kembali normal, bahkan bertambah gemuk karena alasan menyusui. Ingin berdiet namun tidak tahu bagaimana cara menurunkan berat badan yang aman untuk dilakukan saat masa menyusui.
jual vco di medan
Jangan sampai ibu memutuskan berhenti menyusui hanya karena ingin berdiet ketat. Sebab, kegiatan menyusui turut membuat berat badan Ibu berkurang secara alami
Berikut ini beberapa cara menurunkan berat badan waktu menyusui yang efektif tanpa membuat ibu dan bayi kekurangan nutrisi, bahkan menambah kualitas ASI dan meningkatkan daya tahan tubuh Ibu dan bayi:
  1. Jangan Memangkas Kalori Secara Drastis, Diet memang mengharuskan seseorang untuk memangkas kalori yang masuk. Namun, hal itu idealnya dilakukan secara bertahap. Jika tiba-tiba Ibu memangkas kalori langsung dalam jumlah besar, maka dapat menimbulkan efek hormonal yang kurang baik terhadap tubuh Ibu juga produksi ASI. Perlu diketahui bahwa batas normal asupan kalori untuk ibu menyusui adalah 1.700-1.800 kalori perhari. Jadi, jangan sampai kebablasan dengan menguranginya hingga di bawah batas normal. Jika ingin diet maka langkah yang paling baik adalah mengurangi porsi makan Ibu setahap demi setahap. Misalnya, hari ini Ibu mengkonsumsi makanan berkalori 2.200 kalori. beberapa hari ke depan kurangi menjadi 2.100-2.000 kalori, lalu semakin lama semakin dikurangi lagi.
  2. Makan Lebih Sering, Frekuensi makan ibu menyusui umumnya lebih sering dibandingkan yang tidak. Hal tersebut tidak sesungguhnya tidak menambah berat badan selama Ibu mengonsumsi dalam porsi-porsi kecil. Yang lebih mengancam justru makan langsung dalam prosi besar. Mengonsumsi  makanan sekali banyak akan membuat proses pencernaan berjalan lebih berat dan lama, serta merangsang rasa lapar lebih cepat.
  3. Lebih Banyak Minum, perbanyak minum air putih saat masa menyusui. Sesuai rekomendasi para pakar kesehatan dunia, setiap orang perlu minum air putih minimal 8 gelas sehari. Untuk ibu menyusui, sangat baik jika mampu minum lebih dari 8 gelas. Minum air putih bukan hanya bertujuan mencegah dampak dehirasi dan sembelit saja, tapi juga menghindarkan Ibu dari rasa lapar palsu. Rasa lapar palsu merupakan keinginan makan terus-menerus, meski sesungguhnya tidak benar-benar lapar.
  4. Konsumsi VCO minyak kelapa murni, VCO minyak kelapa murni adalah suplemen alami yang menyehatkan dan mampu mengikis lemak serta mendetoksifikasi racun di dalam tubuh. Sehingga tubuh menjadi lebih ringan dan segar, serta meningkatkan kandungan asam laurat dalam ASI yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan bayi dan kesehatan Ibu.
  5. Olahraga Teratur, Keberhasilan diet juga dipengaruhi oleh aktivitas Ibu sehari-hari. Semakin aktif Ibu bergerak dan rutin berolahraga, semakin cepat Ibu memperoleh berat badan ideal, olahraga juga menghindarkan Ibu dari bahya stress yang dapat memicu perasaan negatif, termasuk lapar tanpa sebab.
  6. Tidur yang Cukup, Hal yang umum dikeluhkan ibu menyusui adalah kurangnya waktu tidur, sehingga tubuh jadi lemas dan lelah berkepanjangan, kelelahan dapat mendorong pelepasan hormone kortisol yang berefek pada kenaikan berat badan. Tidurlah lebih awal jika bayi sering rewel tengah malam. Atau, pada waktu-waktu lain dimana bayi sedang diasuh oleh suami atau orang tua, dengan rutin mengkonsumsi VCO minyak kelapa murni 3 sdm perhari (tiap 20 menit sebelum makan) akan membuat kualitas tidur lebih baik.

Rabu, 17 Januari 2018

Diet Experience: Berat Badan Ni Putu Dentisna Krisnayanti Turun 10 Kg dalam 3 Bulan setelah Konsumsi Virgin Coconut Oil

Memiliki bentuk tubuh yang ideal serta sempurna memang merupakan impian para perempuan. Itu pula yang dialami gadis asal Bali, Ni Putu Dentisna Krisnayanti. Ia harus berpikir berulang kali untuk dapat menyantap makanan yang diinginkan.
Meski begitu, ia berhasil menurunkan 10 kg berat badannya dalam waktu tiga bulan. Dengan melakukan diet kalori, minum Virgin Coconut Oil (VCO), dan berlatih Zumba, ia berhasil membentuk badan yang ideal.
BACA Cara Menurunkan Berat Badan dengan VCO
jual vco di medan

Berikut paparan gadis 21 tahun ini kepada detikHealth, Rabu (13/8/2014):
Kelebihan berat badan merupakan masalah bagi perempuan. Apalagi bagi mereka yang terlahir dari keluarga yang memiliki badan kurus. Bully pun sering saya alami. Ketika semua orang bebas makan apa yang mereka mau, saya harus berpikir berulang kali untuk memasukkan makanan ke dalam tubuh.

Nyaris segala macam diet sudah saya coba tapi selalu gagal menurunkan berat badan. Justru berat saya bertambah 2 sampai 3 kg. Hal tersebut membuat saya nyaris frustasi. Namun, kini saya berhasil menurunkan berat badan saya dengan diet kalori, Virgin Coconut Oil (VCO) dan Zumba.

Cara pertama ialah menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) saya, yang kemudian saya kurangi 500 kkal dari kalori yang diperlukan tubuh. Diet ini saya imbangi dengan minum VCO satu sendok makan sebelum makan. VCO mampu mengurangi nafsu makan dan juga melancarkan pencernaan.

Selain itu, saya imbangi juga dengan latihan Zumba. Latihan menari latin yang dipadukan dengan gerakan fitnes ini saya lakukan selama satu jam setiap 5 kali dalam seminggu. Semua kegiatan diet ini saya lakukan 6 kali dalam seminggu. Jadi ada satu hari untuk saya bebas mengonsumsi apapun yang saya inginkan atau saya sebut "freeday".

Dengan disiplin, saya berhasil menurunkan kurang lebih 10 kg berat badan saya selama 3 bulan. Untuk memiliki tubuh indah dan bugar memang tidak ada cara yang instan. Semua butuh pengorbanan serta kerja keras.

Sumber: detikHealth, Rabu, 13/08/2014
https://health.detik.com/read/2014/08/13/143047/2661036/1419/konsumsi-virgin-coconut-oil-bobot-dentisna-turun-10-kg-dalam-3-bulan

Gratis Ongkos Kirim dalam kota Medan

Khasiat dan Manfaat VCO

Apa itu VCO

Mengenai VCO

Virgin Coconut Oil yang disingkat dengan sebutan VCO, dikenal juga dengan nama minyak kelapa dara atau sering juga disebut minyak kelapa mur...

Bisnis VCO

Popular Posts

 

© 2013 Medan VCO. All rights resevered. Designed by Templateism | Blogger Templates

Back To Top